bkkbn.go.id/kependudukan
KEPENDUDUKAN INDONESIA
Hai, kawanku! Apakah kalian sudah mengetahui dan menyadari bahwa pengaruh pertambahan
penduduk terhadap keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam mempunyai dampak
yang besar?
Jika belum mengetahuinya, mari
kita bahas bersama !
Sejak zaman dahulu, Manusia
memang sangat membutuhkan alam untuk memenuhi
kebutuhan hidup. Dan pastinya, seseorang yang tinggal disuatu daerah atau suatu
wilayah tentu akan mengalami perubahan. Entah itu perubahan penduduk maupun kelestarian
alam. Faktanya, perubahan yang sering dialami oleh penduduk salah satunya
peningkatan jumlah penduduk dari tahun ke tahun atau biasa disebut dengan
istilah pertambahan penduduk. Semakin meningkatnya pertambahan penduduk maka
keseimbangan lingkungan dapat terpengaruhi. Apakah arti dari penduduk?
A. Penduduk
Secara umum, penduduk ialah
orang-orang yang tinggal disuatu daerah/wilayah tertentu yang terikat oleh
suatu peraturan yang berlaku sehingga masyarakat terbiasa untuk saling
berinteraksi. Manusia merupakan ‘’makhluk sosial’’, yaitu seseorang
yang tidak dapat berdiri sendiri (membutuhkan orang lain).
Pertambahan penduduk dapat disebabkan oleh tingginya
angka kelahiran seorang bayi (fertilitas). Peningkatan populasi manusia juga dapat
berakibat pada meningkatnya kebutuhan hidup, salah satunya “sumber daya alam
yang saat ini jumlahnya terbatas”.
Agar lebih tahu permasalahan yang timbul akibat
pertambahan penduduk, mari kita bahas !
1. Berkurangnya
ketersediaan bahan pangan
Kita selaku manusia
pasti memerlukan makanan untuk bertahan hidup. maka dari itu, jika jumlah
penduduk semakin bertambah maka jumlah bahan pangan yang kita butuhkan akan lebih
banyak pula. Apabila jumlah penduduk antara jumlah pangan tidak seimbang maka
akan menimbulkan masalah masalah seperti kurang gizi maupun kurangnya bahan
pangan.
2. Berkurangnya
ketersediaan air bersih
Air merupakan salah
satu sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia, jika tidak air maka
tidak akan ada kehidupan. Semakin bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan
penipisan persediaan air yang tersedia dibawah tanah dan berkurangnya
ketersediaan air dikarenakan kebutuhan yang semakin meningkat dari waktu kewaktu.
Maka dari itu biasakanlah untuk menghemat air dan bijak lah mengkonsumsinya !
3. Berkurangnya
ketersediaan lahan
Jumlah penduduk yang
semakin bertambah menyebabkan lahan yang dibutuhkan semakin luas pula . Semakin
besar perbandingan populasi manusia dengan jumlah lahan akan menyebabkan lahan
semakin sulit untuk didapatkan.
4. Pencemaran
lingkungan
Adanya aktivitas
manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya terkadang menimbulkan dampak buruk
pada lingkungan. Mengapa? karena kita sebagai manusia tidak menyadari akan
efek/akibat yang ditimbulkan dari suatu pekerjaan seperti halnya kebersihan dan
pencemaran lingkungan. Dapat kita lihat saat ini sampah-sampah yang di buang
dimana saja, pencemaran air, tanah, dan udara yang terjadi saat ini. nyatanya
semua unsur itulah yang paling utama dan penting bagi manusia. Ironisnya semua
perilaku manusia yang menyimpang dalam mengolah lingkungan sudah menjadi hal
yang lumrah dan tidak menjadi masalah yang serius, justru kondisi seperti
inilah yang memprihatinkan. Nah! sudah seharusnya kita selaku manusia ikut
andil dan berperan dalam mencegah dan memperbaiki pencemaran lingkungan saat
ini. Ayo kita rawat lingkungan !!!
Telah kita amati bahwa pertambahan penduduk juga dapat
merugikan. Akibat berkurangnya ketersediaan lahan demi kepentingan sebelah
pihak akhirnya hutan telah gundul, bukit menjadi bangunan vila yang mewah.
Disisi lain rakyat kecil pinggiran yang selalu tersingkirkan. Tempat tinggal
mereka kini di gusur dan di sulap menjadi gedung gedung tinggi pencakar langit
sekaligus department store yang megah. Mengapa demikian ? Mungkin karena penguasa
negri kita yang semakin rakus dan silau akan kenikmatan dunia, di tengah carut
marutnya Negara, di tengah memprihatinkannya dunia, pemimpin negri kita tak
punya hati untuk menggusur serta mengusir rakyat jelata dari tempat asalnya.
Seakan tak menghiraukan jeritan dan tangisan mereka, dapat kita lihat semakin
banyak orang-orang yang bergelantangan dimana-mana. Sungguh menyedihkan pribumi
Indonesia. Jika sudah demikian mau di bawa kemana dan ditempatkan dimana mereka?
Kini kita semua lebih mengutamakan orang besar dibandingkan dengan rakyat kecil
yang mencari nafkah kesana kemari demi sesuap nasi untuk keluarganya. Dari
contoh tersebut, kita dapat mengambil sebuah realita kehidupan saat ini bahwa
semakin banyak pembangunan, maka semakin banyak pula penduduk di Indonesia yang
menderita, begitulah realita saat ini kawan.
Pada intinya, dapat disimpulkan bahwa pengaruh
pertambahan penduduk yang tidak stabil dan pengelolaan bumi yang tidak teratur
memiliki kerugian yang sangatlah besar, diantaranya pengaruh terhadap
lingkungan dan alam sekitarnya.
Pertumbuhan penduduk sebenarnya memiliki hubungan
dengan topik ‘’hubungan manusia dengan lingkungan’’ karena pertumbuhan penduduk
termasuk pada permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan alam dan lingkungan
masyarakat sekitar.
B. Hubungan manusia
dengan lingkungan
Dan nyatanya hubungan manusia dengan lingkungan
terbagi dalam tiga aspek. Seperti aspek teknologi, aspek manusia dan aspek lingkungan.
Mari kita bahas topik satu per-satu ! diantaranya:
1. Aspek Teknologi
Manusia dan teknologi merupakan aspek yang tidak dapat dipisahkan. Pada era modern saat ini kita telah mengetahui
perkembangan teknologi yang sangat pesat yang memudahkan serta memanjakan
manusia dalam menjalani setiap aktivitas kehidupannya. Hubungan manusia dengan
teknologi dapat ditemukan disetiap aktivitas yang dilakukan seperti biasanya.
Sehingga teknologi saat ini, merupakan bagian dari kebutuhan pokok yang
dinikmati manfaatnya. Gaya konsumtif manusia terhadap teknologi membuat manusia
menjadi terdorong untuk menciptakan alat teknologi baru. Oleh karena inilah perkembangan teknologi
baru merupakan simbol titik majunya peradaban intelektual manusia saat ini.
Selain itu, hal ini juga yang menjadi faktor agar manusia terus belajar dan
memanfaatkan bukan malah menjadi merugikan dari teknologi itu sendiri.
Tetapi pada kenyataan saat ini, menurut saya ‘’teknologi”
tidaklah memiliki fungsi seperti demikian. Teknologi sekarang menjelma menjadi
bagian hidup dan gaya hidup dari setiap manusia itu sendiri. Sebagai manusia
yang hidup di era modern seperti ini, teknologi tak hanya menjadi sebuah
benda-beda yang bernilai positif saja tetapi masih banyak hal sisi negatif yang
perlu ditinjau kembali dan diwaspadai dari berkembangnya pada saat ini. Karena
itulah, manusia seolah-olah diperbudak oleh sebuah teknologi yang Pada intinya,
keingintahuan kita sebagai manusia menjadi paradigma berbunyi ‘’Manusia perlu
teknologi’’ kini telah berubah menjadi ‘’Manusia sangat membutuhkan
teknologi’’. Dan hal ini, telah terbukti pada era modern saat ini.
2. Aspek Manusia
Hubungan manusia dengan manusia
menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari
bantuan manusia lainnya. Mengapa? karena hakikatnya tidaklah manusia dapat
hidup tanpa bantuan orang lain. Manusia saling berinteraksi, saling
membutuhkan, saling melengkapi dan saling bergantung satu sama lain. Dan pada zaman modern saat ini, lingkungan bersih
dan sehat bergantung pada kondisi masyarakat sendiri. Seiring bertambahnya
penduduk, lingkungan pun menjadi rusak akibat akitivitas-aktivitas manusia yang
tidak bertanggung jawab.
3.
Aspek
Lingkungan
Lingkungan dan manusia memiliki
hubungan ketergantungan yang sangat erat. Manusia senantiasa berinteraksi
dengan lingkungan di manapun
mereka itu berada. Lingkungan
dapat mengalami suatu perubahan oleh adanya
interaksi manusia dengan lingkungannya. Perubahan lingkungan itulah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan
manusia. Perubahan yang terjadi pada lingkungan manusia menyebabkan adanya gangguan
terhadap keseimbangan lingkungan, karena berkurangnya fungsi dari sebagian komponen
lingkungan. Dengan adanya campur
tangan manusia dan faktor alami yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan terhadap kehidupan
manusia akan membawa dampak bagi kehidupan manusia baik secara positif ataupun
negatif. Perubahan lingkungan berdampak positif artinya baik dan menguntungkan
bagi kehidupan manusia maupun lingkungan tersebut, sebaliknya dampak negatif artinya
tidak menguntungkan karena dapat mengurangi kemampuan alam dan lingkungan
hidupnya dalam menyokong kehidupannya. Contoh dampak perubah lingkungan yang
positif : penebangan pohon untuk dimanfaatkan
kayunya dengan menanam kembali pohon untuk mengganti yang telah ditebang. Contoh dampak negatif perubahan lingkungan:
lahan gersang dan gundul karena bencana gunung meletus atau penebangan hutan
secara liar(illegal loging) dan terjadinya
erosi karena penggundulan hutan.
Telah kita ketahui, pertambahan penduduk memiliki
keterkaitan pekat dengan ketiga aspek tersebut. Terutama dalam aspek manusia
dan aspek lingkungan, mengapa? coba kita amati kembali antara manusia dan
lingkungan. Jika berfikir lebih jauh lagi kita dapat membagi dan mengelompokan
suatu ide yang menarik untuk kita bahas seperti “Manusia membutuhkan
lingkungan” dan “Lingkungan dibutuhkan manusia”.
Apa maksud dari “Manusia membutuhkan lingkungan” ?
Manusia tidak akan hidup tanpa lingkungan karena
interaksi antara manusia dengan manusia yang lainya berada di dalam sebuah
lingkungan, yang dimana lingkungan itulah yang membentuk dan mengatur karakter
yang paling mendasar pada diri manusia sesuai kondisi lingkungan yang dia
tinggali. Manusia memiliki hak untuk memilih lingkunganya sendiri. Hal ini menunjukkan
bahwa pengaruh ‘aspek manusia’ memang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dan
membangun kualitas hidup yang baik.
Kemudian apa yang dimaksud dari "lingkungan dibutuhkan
masyarakat" ?
Lingkungan yang di butuhkan masyarakat artinya
lingkungan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan manusia yang tentunya
lingkungan yang dibutuhkan adalah lingkungan yang baik bagi setiap interaksi
dan kelangsungan manusia itu sendiri.
Setelah kita bahas semua tentang penduduk,termasuk
hubungan penduduk dengan 3 aspek serta permasalahannya. Maka inilah beberapa
solusi mengenai terjadinya pertambahan penduduk di Indonesia ini, diantaranya:
Ø
Dapat melaksanakan
program KB (Keluarga Berencana) sehingga dapat mengurangi jumlah angka
kelahiran.
Ø
Menambah dan
meciptakan lapangan kerja.
Ø
Meningkatkan kesadaran
dan kualitas SDM penduduk.
Ø
Mengurangi
kepadatan penduduk dengan program transmigrasi.
C. Kerusakan
lingkungan
berdasarkan faktor penyebabnya kerusakan tidak hanya
di sebabkan oleh kesalahan manusia namun juga oleh fakor alam. Kedua factor
inilah yang menyebabkan perubahan pada alam.
1. Keruskan yang
disebabkan oleh factor manusia antara lain :
Ø
Terjadinya
pencemaran air, udara, tanah, dan suara (yang disebabkan oleh industri).
Ø
Terjadinya banjir,
yang di sebabkan oleh buruknya drainase (system pembuangan air) dan dampak
kerusakan hutan yang gundul akibat penebangan liar (illegal loging) yang terus
menerus di lakukan.
Ø
Terjadinya tanah
longsor, yang berdampak juga oleh kerusakan hutan.
Ø
Kebakaran hutan,
yang disebabkan oleh manusia yang sengaja membakar hutan untuk pembukaan lahan.
Ø
Penambangan,
penambangan liar dengan mengeksploitasi secara besar-besaran.
2. Kerusakan lingkungan
yang disebabkan oleh faktor alam antara lain :
Ø
Tsunami, terjadi akibat
adanya gempa atau pergeseran lempengan bumi yang menimbulkan ombak yang sangat
besar dan bercampur dengan badai sehingga dapat merusak alam maupun fasilitas
umum.
Ø
Angin
ribut (putting beliung), di sebabkan oleh pertemuan antara udara panas dan
udara dingin, sehingga saling bentrok dan terbentuklah angin ribut (putting
beliung). Angin ini memiliki kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak
secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit.
Ø
Gunung
meletus adalah gunung yang memuntahkan material material
panas dari dalam perut bumi seperti debu, lahar panas, lahar dingin, magma, dan
lain sebagainya.
Ø
Banjir, penyebab
terjadinnya banjir dilakukan oleh manusia dan bisa oleh faktor alam. Banjir
yang terjadi oleh manusia disebabkan oleh buruknya drainase(saluran pembuangan)
dan kebiasaan manusia membuang sampah sembarang yang akhirnya menyumbat saluran
yang akhirnya terjadilah banjir. Sedangkan banjir yang terjadi oleh alam
disebabkan oleh naik/pasangnya air laut yang sering kita sebut banjir rob, ini
merupakan murni akibat alam dan disebabkan oleh alam.
Ø
Kemarau
panjang, ini sebabkan murni oleh faktor alam yang merupakan
kebalikan dari banjir, kemarau panjang merupakan penyimpangan iklim yang
terjadi disuatu daerah sehingga musim kemarau terjadi lebih lama dari biasanya.
Walaupun kerusakan alam ini disebabkan oleh alam dan
manusia, namun pada umumnya kerusakan ini lebih disebabkan oleh aktivitas
manusia yang tidak ramah terhadap lingkungan.
Dapat kita lihat dampak dampak yang terjadi karena
kesalahaan manusia dan tangan jahat yang tidak bertanggung jawab dalam
mengelola lingkungan dan sumber daya alam, dan sudah kita tahu beberapa contoh
yang telah kita bahas dan kita urai di bagian atas. Kita tidak perlu
mempermasalahkan masalah lingkungan yang sudah terjadi ! tugas kita sekarang adalah mencegah, menghentikan, dan
memperbaiki masalah lingkungan tersebut dengan cara pelestarian lingkungan
untuk warisan cucu cucu kita di masa
depan nanti agar bisa menikmati lingkungan yang baik. Kalau bukan kita siapa
lagi ? kalau bukan sekarang kapan lagi ? ayo kita lestarikan lingkungan !
Sebelum kita melestarikan lingkungan terlebih dahulu
kita harus tau apa itu pelestarian lingkungan dan bagaimana cara melestarikan
lingkungan tersebut.
Mari kita simak !
d. Pelestarian
lingkungan
Pelestarian
lingkungan adalah upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan
hidup terhadap tekanan perubahan dan dampak negative yang ditimbulkan suatu
kegiatan serta menjaga kestabilan lingkungan untuk menjadi tempat yang nyaman
untuk di tinggali oleh manusia, tumbuhan, maupun hewan.
Taukah kamu bahwasannya lingkungan kita ini dibedakan
menjadi tiga lingkungan biotik, abiotik, dan social. Biotik adalah salah satu unsur hidup seperti mahluk hidup (Manusia,
tumbuhan, dan hewan) sementara abiotik
adalah unsur yang tidak hidup atau bukan merupakan mahluk hidup (Udara, air, angin,
dan lain – lain). Dan yang ketiga yaitu lingkungan
social. Seperti yang sudah di
jelaskan di atas intinya lingkungan sosial ini adalah yang membentuk system
interaksi yang sangat besar peranannya dalam membentuk karakter kepribadian
seseorang. Dan materi yang kita pelajari kali ini memiliki keterkaitan dan
saling mempengaruhi satu sama lain. Semoga bermanfaat!
Upaya pelestarian
lingkungan ini tidak bisa di tunda lagi, tidak bisa di biarkan lagi. Upaya
pelestarian lingkungan harus dilakukan mulai dari sekarang oleh setiap manusia
yang hidup di dunia termasuk pemerintah yang mengayomi dan bertanggung jawab
atas masyarakat, sekecil apapun tindakan kita untuk melestarikan lingkungan itu
sangatlah bermanfaat.
1. Upaya yang dilakukan
Pemerintah
Pemerintah
sebagai penangunggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung
jawab besar dalam uapaya mimikirkan dan mewujudkan pelestarian lingkungan. Hal
– hal yang dilakukan pemerintah antara lain:
Ø
Mengeluarkan UU Pokok
Agraria No. 5 tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah
Ø
Menerbitkan UU No.
4 tahun 1982 ketentuangan pokok pengolahan lingkungan hidup
Ø
Memberlakukan
peraturan pemerintah RI No. 24 tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai
Dampak Lingkungan)
2. Upaya yang dapat
dilakukan oleh masyarakat
beberapa upaya yang
dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain:
Ø
Pelestarian tanah
(tanah datar/miring perbukitan) upaya pelestrariannya dengan cara menggalakan
kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang
semulanya gundul, dan untuk wilayah penggunungan yang miring perlu di lakukan
terasering atau sengkedan, sahingga mampu menghambat laju aliran air hujan.
Ø
Perlestarian udara
dengan cara menggalakan penanaman pohon atau tanaman hias di sekitar kita
karena tanaman dapat menyerap gas gas yang membahayakan manusia. Tanaman mampu
memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis, selain itu tanaman juga mengeluarkan uap
udara sehingga kelembapan udara akan
segar dan tetap terjaga.
Ø
Mengurangi
penggunaan bahan – bahan yang menggunakan bahan kimia yang dapat merusak ozon
di atmosfer. Gas Freon yang di gunakan untuk pendingin kulkas maupun AC serta
di pergunakan untuk produk kosmetika.
Ø
Pelestarian hutan
dengan cara reboisasi hutan yang gundul,belarang pembabatan hutan secara
sewenang wenang, menerapkan sistem dalam penebangan hutan, menerapkan system
tebang-tanam dalam kegiatan hutan, menerapkan sanksi berat pada orang yang
melanggar.
Ø
Pelestarian laut
dan pantai dapat dilakukan dengan cara melakukan reklamasi pantai dengan
menanam kembali bakau di area pantai, melarang penggunaan bahan peledak dan
bahan kimia lainnya saat mencari ikan, dan melarang penggunaan puka harimau
untuk mencari ikan.
Ø
Pelestarian flora
dan fauna dengan cara mendirikan suaka marga satwa, melarang pemburuan liar,
menggalakan kegiatan cinta lingkungan dan reboisasi
Nah dapat kita ketahui mulai dari kita
membahas penduduk, hubungan manusia dengan lingkungan, kerusakan lingkungan,
sampai pelestarian lingkungan mempunyai hubungan yang sangat erat sekali dan
penting untuk kita ketahui. Sudah seharusnya kita sadar dan peduli akan
lingkungan untuk membangun bumi yang lebih sehat dan indah. Maka dari itu ayo
kita Lestarikan Lingkungan !! Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar