Di rumah ku, tinggalah seorg ibu yang mempunyai anak 2 lelaki dan 1 suami. Beliau berkerja di rumahku. Tak pantang menyerah, seketika ku sedang dirumah dan memperhatikan beliau, beliau tak ada hentinya berkerja.
Ia selalu mengatakan "Ibu mah makasih banyak ke Umi mu ra, ibu di kasih ini itu. Ibu seneng banget. Makasih ya Allah"
Ia selalu bersyukur, meskipun yang di berinya itu terkadang sisa makanan yang masih banyak, kemudian barang-barang.
Dan..
Beliau selalu bercerita bahwa ia dulu kurus kecil tetapi setelah berkerja dirumah ku, ia merasa badannya terisi kembali bahkan sekarang sudah merasa lebih baik.
Pada hari ini, ibu mendapatkan sebuah rezeki. Sebelumnya, ia bercerita bahwa ia pergi ke pasar menemani suaminya untuk membeli batik dengan harga 60.000, ia senang sekali bisa menemani suaminya pergi berbelanja meskipun hanya ke sebuah pasar saja. Dan tepat pukul 9:30 ia datang kerumah ku untuk berkerja kembali. Tepat sekali, umiku sedang mengumpulkan baju baju yang tak terpakai, sehingga bisa disumbangkan. Seketika umi mendengarkan cerita ibu tadi, umi langsunh memberikan sebuah baju batik untuk suaminya. Ia begitu senang dan gembira, disamping itu ia diberi beras, kmudian beliau tersenyum kembali. Alangkah indah hidupnya. Smoga Allah selalu memberkati hidupmu ya bu :)
Yang bisa dipetik dr kisah tersebut ialah "Tetap bersyukur"
Katanya, dekati dulu Tuhannya baru dekati ciptaan-Nya. Katanya, jodoh itu cerminan dari diri sendiri. Katanya, yang baik hanyalah untuk yang baik pula. Katanya, pantaskan diri sebelum mencari. Dalam ikhtiarku mencarimu, tertera hasrat yang menderu pada seseorang yang tak kutahu siapa dan dimana saat ini berada. Aku hanya merasakan rindu tapi entah pada siapa. Tahukah, engkau adalah alasan mengapa kuaktifkan radar ini. Radar yang mencari sinyal melalui tengadah doa, mengiba pada Allah untuk mendekatkan ‘pertemuan’ dengan cara memantaskan diri. Radar yang telah aktif mencari sinyal yang seirama, sefrekuensi untuk dapat dijumpakan dengan cara-Nya. Jika aku baik, maka aku akan dipertemukan dengan yang baik. Jika aku buruk, maka aku akan dipertemukan dengan yang buruk. Bismillah, kuaktifkan radar ini dengan memantaskan diri sebaik mungkin. *** . Cinta adalah anugerah, merasakannya adalah fitrah, menjaganya adalah ibadah. Karena jatuh cinta adalah mubah, maka menyik...
Komentar
Posting Komentar